Moon Heart
Carina Tsu
“Dan masalah tidak pernah menetap disatu titik. Dia akan datang padamu sedikit demi sedikit di waktu yang tidak bisa kami ramalkan.”
Luna meneruskan usaha katering milik
ibunya, karena ibunya baru saja meninggal. Di hari pertama Luna menjalankan
usaha katering tersebut Luna malah terkena masalah. Obbie yang memakan kepiting
masakan mereka terkena alergi dan pembantu Obbie meminta pertanggung jawaban
dari Luna. Luna dibuat pusing akibat kejadian tersebut, padahal kepiting yang
mereka masak masih sangat segar. Luna pun bertanggung jawab dengan mengantar
Obbie ke rumah sakit.
Perkenalan mereka pun berlanjut
dimana Obbie yang menyelamatkan Luna dari teror Debbi *tunangan Obbie*, untuk
menghindari teror tersebut, Obbie mengajak Luna pergi Villa Obbie dan tebak apa
yang mereka lakukan? Mereka malah makan malam ala-ala romantis dan berdansa.
Tapi itu semua tidak berlangsung lama, karena ada sesuatu hal yang terjadi maka
Luna memutuskan pergi dari Villa tersebut tanpa memberitahu Obbie. Sejak saat
itu Obbie selalu mengirimkan surat setiap hari kepada Luna, tapi Lina tidak
pernah menerima surat tersebut. Kemanakah surat yang dikirimkan Obbie untuk Luna?
*mungkin burung merpatinya lelah ngirimin surat mulu*
Di novel ini ada beberapa tokoh yang
lumayan menonjol, ada Agus, Titien, Luna dan Obbie
Agus : sahabat Luna yang sebenarnya
sudah lama menyukai Luna, tapi Luna malah tidak menyukai Agus. Luna hanya
menganggap Agus sebagai sahabat, tidak lebih.
“Aku ingin berteman dengan mu. Mari kita jadi teman yang baik. Hanya dengan cara ini aku bisa bersamamu.”
Titien : adik Luna yang keras
kepala, lumayan egois. Memaksa Luna agar menerima agus sebagai pacar Luna,
sedangkan Luna sama sekali nggak suka sama Agus *ya lah kan Luna sukanya sama
Obbie*. Titien juga menentang Luna Untuk menyukai Obbie dengan alasan Obbie itu
orang terkenal sedangkan Luna Cuma orang biasa. Dan Titien nggak mau kaloauu
Luna Cuma dibuat mainan sama Obbie. *emang sih niatnya bagus tapi nggak boleh
juga ngelarang gitu*
“Yang namanya cinta tidak bisa dipaksakan. Aku juga tidak bisa mengendalikaan untuk jatuh cinta kepada siapa. Semuanya begitu alamiah! Bukankah memang proses jatuh cinta sepantasnya begitu”
Luna : mahasiswa yang merangkap
sebagai pengelola katering Cakra, jatuh cinta dengan Obbie yang notabennya
cowok tampan dan juga terkenal.
Obbie : Pengusaha terkenal yang
perlahan-perlahan jatuh cinta dengan Luna.
Aku kurang ngerti sama alur
ceritanya, agak gimana. Ceritanya juga kurang greget terus konflik juga kurang,
aku yang bacanya juga nggak sampe deg-degan gitu. Konflik mereka cuma seputar
masalah Debbi, masalah Obbie dan Luna yang berbeda kasta, itu pun ga diceritain
terlalu banyak. Kisah hubungan Obbie dengan Luna juga kurang ditambahin .
Quotes :
- Makanan adalah satu-satunya hal yang bisa membuat kita bahagia dan tenang sepenuhnya
- Manusia bisa makan dengan banyak bila dalam suasana yang sangat nyaman
- Namun, segala sesuatu yang sudah diatur baik-baik malah lebih sering meliuk diluar rencana
- Karena untuk membuktikan sebuah cinta sejati, diperlukan keajaiban yang jauh lebih besar daripada sekadar menelepon, sms.


